ASPEK KEUANGAN
7
Sumber Pendanaan
Total modal pengembangan Nail Art
sebesar Rp 57.188.000.
Modal pribadi sebesar 50 % dan modal orang
tua sebesar 50 %.
Dengan nominal masing -
masing Rp 28.594.000
Modal investasi yang diperlukan untuk
mengembangkan Nail Art adalah
sebesar Rp 48.498.000.
Kebutuhan Modal Kerja
Modal kerja yang diperlukan untuk
mengembangkan Nail Art adalah sebesar
Rp 8.690.000.
Analisa Kelayakan Usaha
Payback Period
PP = investasi / kas bersih tahun x
12bulan
Net Present Value
Menggunakan BI rate sebesar
5,75% (Bank Indonesia, 2013) :
= -57.188.000 + 264.142.641,843
= Rp 206.954.641,843
Internal Rate of Return
Membandingkan 2 nilai NPV
yang berasal dari discount rate 5,75% &
6%:
Perhitungan NPV dengan Discount rate
5,75% :
Menyediakan Jasa layanan Informasi seputar Salon, SPA, Bidang Kecantikan lainnya di Indonesia. Diambil dari berbagai sumber.Info lebih lanjut dapat dikirimkan ke : salonindonesia@gmail.com
Informasi Dunia Salon di Indonesia
Tampilkan postingan dengan label Perencanaan Bisnis Salon Nail Art. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perencanaan Bisnis Salon Nail Art. Tampilkan semua postingan
Aspek Pemasaran Salon Segmentasi, Targeting, Positioning
Segmentasi, Targeting, Positioning
1A. Variabel demografi
Konsumen yang dikualifikasikan berdasarkan umur dan profesi yaitu :
1. Balita :3–5 tahun
2. Pelajar SD-SMA :6–17 tahun
3. Mahasiswi :18–23 tahun
4. Wanita karier : > 24 tahun
5. Ibu rumah tangga : > 19 tahun
6. Lanjut usia : > 50 tahun
Dalam kategori pelajar SD-SMA, disesuaikan dengan kebijakan masing –
masing sekolah. Di Kota Palembang sendiri, beberapa sekolah swasta tidak
ada larangan melukis kuku. Namun ada beberapa sekolah yang tidak mempermasalahkan seperti sekolah yang berada di daerah Jalan Bangau.Konsumen yang dikualifikasikan
berdasarkan pendapatan yaitu:
1. Pendapatan rendah : < UMR
2. Pendapatan sedang : UMR
3. Pendapatan tinggi: > UMR
B. Variabel psikografis
Konsumen yang dipengaruhi gaya hidup modern dan mempunyai kepribadian selalu ingin tampil cantik yang disertai dengan selera dan minat yang tinggi terhadap nail art. Seperti mereka yang hobi dan menjadikan nail art sebagai suatu rutinitas yang tidak terlepas dari hidup mereka.
Kemudian bagi mereka yang dibatasi oleh pantangan atau kebudayaan tertentu seperti wanita muslimah tidak bisa menggunakan jasa nail art ini dikarenakan mereka akan mendirikan sholat. Jadi dengan kata lain nail art ini diperuntukan bagi wanita yang tidak
mempunyai pantangan terhadap nail art. Namun terdapat alternatif lain
seperti ditawarkannya perawatan kukuseperti pedicure dan manicure yang
tidak menjadi pantangan bagi wanita muslimah. Tetapi untuk kedepannya akan dilakukan lagi inovasi yang dapat menjangkau wanita muslimah seperti penggunaan pacar atau inai.
TARGET
Target utama dari Nail Artsendiri adalah usia balita sampai wanitalanjut usia yang tentunya mempunyaihobi merias kuku, berkepribadian yangmengikuti trend dan tidak dibatasi oleh
pantangan atau kebudayaan tertentudengan tidak memandang pendapatan mereka. Kemudian untuk wanita muslimah ditawarkan perawatan kuku yang tidak menjadi pantangan bagi mereka.
Positioning
Positioning yang ingin dicapai dalam mengembangkan Nail Art adalah sebagai jasa melukis kuku yang menjangkau semua lapisan umur masyarakat tanpa membedakan dari
pendapatan mereka.
1A. Variabel demografi
Konsumen yang dikualifikasikan berdasarkan umur dan profesi yaitu :
1. Balita :3–5 tahun
2. Pelajar SD-SMA :6–17 tahun
3. Mahasiswi :18–23 tahun
4. Wanita karier : > 24 tahun
5. Ibu rumah tangga : > 19 tahun
6. Lanjut usia : > 50 tahun
Dalam kategori pelajar SD-SMA, disesuaikan dengan kebijakan masing –
masing sekolah. Di Kota Palembang sendiri, beberapa sekolah swasta tidak
ada larangan melukis kuku. Namun ada beberapa sekolah yang tidak mempermasalahkan seperti sekolah yang berada di daerah Jalan Bangau.Konsumen yang dikualifikasikan
berdasarkan pendapatan yaitu:
1. Pendapatan rendah : < UMR
2. Pendapatan sedang : UMR
3. Pendapatan tinggi: > UMR
B. Variabel psikografis
Konsumen yang dipengaruhi gaya hidup modern dan mempunyai kepribadian selalu ingin tampil cantik yang disertai dengan selera dan minat yang tinggi terhadap nail art. Seperti mereka yang hobi dan menjadikan nail art sebagai suatu rutinitas yang tidak terlepas dari hidup mereka.
Kemudian bagi mereka yang dibatasi oleh pantangan atau kebudayaan tertentu seperti wanita muslimah tidak bisa menggunakan jasa nail art ini dikarenakan mereka akan mendirikan sholat. Jadi dengan kata lain nail art ini diperuntukan bagi wanita yang tidak
mempunyai pantangan terhadap nail art. Namun terdapat alternatif lain
seperti ditawarkannya perawatan kukuseperti pedicure dan manicure yang
tidak menjadi pantangan bagi wanita muslimah. Tetapi untuk kedepannya akan dilakukan lagi inovasi yang dapat menjangkau wanita muslimah seperti penggunaan pacar atau inai.
TARGET
Target utama dari Nail Artsendiri adalah usia balita sampai wanitalanjut usia yang tentunya mempunyaihobi merias kuku, berkepribadian yangmengikuti trend dan tidak dibatasi oleh
pantangan atau kebudayaan tertentudengan tidak memandang pendapatan mereka. Kemudian untuk wanita muslimah ditawarkan perawatan kuku yang tidak menjadi pantangan bagi mereka.
Positioning
Positioning yang ingin dicapai dalam mengembangkan Nail Art adalah sebagai jasa melukis kuku yang menjangkau semua lapisan umur masyarakat tanpa membedakan dari
pendapatan mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Bentuk dasar pangkas rambut Pemangkasan Datar Pola Garis Pangkas Lurus ( Solid Form Horizontal Line ). Pemangkasan dengan pola garis pan...
-
Seberapa tinggi Anda menempatkan ekor kuda yang akan menentukan bagaimana berlapis rambut Anda. Jika Anda hanya ingin sedikit layering, ...
-
Pemangkasan Datar Pola Garis Pangkas Diagonal ke Depan ( Solid Form Diagonal Forward ) Pemangkasan datar dengan arah garis pangkas diagona...
Redaksi Salon Indonesiablogspot
Link Seputar Dunia Salon dari Indonesia
Majalah Salon
Salon Indoneisa
Produk- Produk Salon
- Dewi Sri Spa (6)
- Martha Tilaar (6)
