Tampilkan postingan dengan label Sejarah Aroma Terapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Aroma Terapi. Tampilkan semua postingan

Sejarah Aroma Terapi di Indonesia

Baga!mana di Indonesia?
Kita menagunakan minyak esensial dari tumbuhan aromatik secara terbatas, terutama untuk perawatan kecantikan dan pengobatan. Contohnya minyak cendana sebagai minyak pijat, minyak kayu putih untuk mengusir masuk angin. Nenek moyang kita secara tradisional justru lebih banyak memanfaatkan langsung tanaman aromatiknya, bukan sari minyak esensialnya seperti di Barat.

Herba segar. Kembang seta-man (aneka bunga berbau harum) direndam dalam air. Esoknya, air rendaman dlgu­nakan untuk membilas tubuh. Mengharumkan tubuh sekall­gus menggugah gairah seksual.

Herba kering. Daun/kullt jeruk purut dan daun pandan diiris halus. Setelah dikeringkan, dicampur cincangan akar wangi atau serutan kayu cendana. Digunakan sebagai pewangi dalam lemari pakaian at--,U, kamar tidur. Lazim disisipkan dalam lipatan kain batik. Berkhasiat menambah rasa percaya diri.
Bubuk/bubur. Biasa disebut mangir (untuk wajah) atau lulur (untuk kulit tubuh). Bahan dasarnya bubuk/bubur beras dan temu giring, d1bu­buhl bubuk kayu cendana. Sebagai antidepresan, bersifat menenangk-an saraf dan menyegarkan.

Pemakalan minyak sari tumbuhan secara tradisional juga dilakukan dengan cara merendam tanaman aroma-tis dalam minyak kelapa. Beberapa bahan diiris halus atau dibiarkan utuh, lalu dikeringkan dengan cara diangin-wanginkan, seperti daun pandan, daun mang-kokan, bunga kenanga, dan bunga cempaka- Bahan tersebut lalu dimasukkan dalam minyak kelapa, didiamkan beberapa saat agar sarinya meresap ke dalam minyak. Digunakan untuk merawat rambut, agar
lebih subur, hitam berkilat, dan tidak beruban. Kita biasa menyebutnya minyak cem-cernan.

Sejarah Singkat Aroma Terapi Dunia

Sejarah Aroma Terapi Dunia

Peradaban kuno telah mengenal minyak esensial untuk tul'udn keagamaan maupun penyembuhan penyakit. Hal ini dilakukan penduduk Mesir Kuno pada tahun 3000-an SM, seperti tertulis dalam papyrus kuno. Selain untuk pengobatan, mereka ---emanfaatkannya sebagai balsem pengawet lenasah. Bangsa Cina Kuno pun sekitar -ahun 2000-an SM telah menggunakan minyak esensial sebagai sarana terapi, khususnya untuk pemijatan, akupunktur, mandi, dan obat hirup.

MANFAAT penggunaan minyak esensial ini selanjutnya berangsur-angsur menyebar ke Yunani, Romawi, hingga Inggris. Seorang ahli pengobatan alami Inggris, NicholasCulpeper, telah membukukan khasiat ratusan tumbuhan obat pada tahun 1652. Buku pegangan ini makin populer ketika wabah kolera terbukti enggan menghinggapi para peramu parfum. Sebab biang parfum yang terbuat clan minyak esensialalami tersebut menyimpan khasiat antiseptik alias antikuman. Sayangnya, pada abad ke-19 perkembangan pesat ilmu kimia akhirnya menelan pamor pengobatan alami yang menggunakan minyak esensial ini.

 Waktu itu parfum tak lag[ diramu dari Inyak esensial alaml karena biang parfuni dari minyak esensial sintetis harganya lebih murah. Akibatnya, sediaan minyak esensial alami lan-ibat-laun menghilang, disusul dengan matinya pengobatan alami.
Memasuki tahun 1920-an, ahli kimia Prancis bernama Rene Maurice Gattefossb~menderita luka bakar ketika sedang meneliti di laboratorium. la begitu takjub terhadap khasiat minyak lavender yang dioleskannya pada luka karena sangat cepat menyembuhkan lukanya. Pengalar-nan ini diterapkan pada para prajurit Perang Dunia I yang luka-luka. HasIlnya surLgguh menakjubkan karena luka mereka cepat sembuh! Sejak itu Gattefosse melakukan serangkalan penelitian dan menyebut metode pengobatan alami itu aromathe'rapt . e.
Berdasarkan penelitian Gattefosse tersebut, seorang ahli bedah Prai cis Dr. Jean Valnet melakukan praktek pengobatan menggunakan minyak esensial. Metode pengobatan yang clHakukannya adalah dengan mengompres bagian yang sakit. Pada tahun 1964, Valnet menerbitkan buku "Aroma th6raple" yang kemudian banyak digunakan sebagal rujukan penting hingga kini.

Redaksi Salon Indonesiablogspot

Tertarik Produk Anda di Publikasi

Hubungi:
Redaksi Salon Indonesia

Powered By Blogger

Link Seputar Dunia Salon dari Indonesia

Salon
Make up Artist Indonesia
Produk
Kosmetik
SPA
Majalah
dll

Salon Indoneisa

Salon Indoneisa

Produk- Produk Salon

Travel Promo