Memilih sabun mandi untuk tiap jenis kulit


Penggunaan sabun penting untuk membersihkan kotoran dan debu dari permukaan kulit dan membunuh kuman yang melekat di tubuh. Mandi dengan menggunakan air dingin akan membuat tubuh menjadi
segar dan jika mengunakan air hangat, otot akan lebih terasa lebih nyaman dan rileks.

Sabun mandi yang terbuat dari ramuan tradisional mempunyai berbagai manfaat yang baik bagi kulit tubuh, seperti sabun mandi yang memiliki kandungan minyak zaitun, tabir surya, ekstra bunga tanjung, ekstrak bunga kenanga, menthol, biji  kasturi, ekstrak bunga sekar sari.

Sabun mandi yang memiliki ramuan-ramuan tradisional tersebut memiliki fungsi untuk melembutkan, melembabkan, mencegah kekeringan, melindungi dari sinar ultra violet, meredakan gatal-gatal, mencegah timbulnya biang keringat, dan mencegah masalah bau badan.









Memilih sabun mandi untuk tiap jenis kulit

Berdasarkan istilahnya, sabun memiliki arti yang sama dengan deterjen. Sabun berasal dari kata sapo karena dalam pembuatan sabun ada proses saponifikasi sedangkan deterjen berasal dari kata deterjere, artinya membersihkan. Keduanyan berfungsi untuk membersihkan dan keduanya adalah sabun. Sabun terbagi atas dua jenis yaitu  sabun klasik atau konvensional yang dahulu kita kenal, terbuat dari lemak   atau  minyak  nabati  dan  garam  alkali  (basa),  jenis  kedua sabun sintetik terbuat dari bahan-bahan sintetik.

Bahan sintetik yang dimaksud adalah surfactan, antioksidan (agar sabun tidak bau tengik), pelembab, pewarna, penstabil atau penurun pH (asam sulfat, asam klorida) dan parfum.
Semua komposisi tersebut berada dalam komposisi seimbang sesuai peruntukannya, jenis kulit dan tujuan pemakaian, misalnya untuk  keharuman tubuh, tersedia sabun dengan bahan parfum, ada juga sabun kesehatan.

a)  Sabun mandi untuk jenis kulit kering
Gunakan sabun yang mengandung banyak pelembab (moisturizer). Pilih sabun dengan pH seimbang (pH
balance), yakni sekitar 6  -  7 karena pH kulit kita asam, sekitar 4 - 6,5, sebaliknya hindari sabun  dan sebagainya yang terlalu alkalis atau ber pH tinggi. Jika pH terlalu tinggi, mantel kulit akan terlepas.
Mantel kulit bersifat asam dan berfungsi mengikat air. Lepasnya mantel kulit mengakibatkan fungsinya jadi terganggu sehingga kulit jadi makin kering. Hindari sabun yang mengandung antiseptik atau belerang karena akan membuat kulit semakin kering.

b)  Memilih sabun untuk kulit normal

Secara umum, kulit normal tidak terlalu bermasalah dengan pilihan sabun. Namun sebaiknya pilih sabun
yang memiliki pH seimbang.  

c)  Sabun mandi untuk jenis kulit sensitif 
Untuk kulit sensitif, hindari sabun dengan bahan tambahan yang merangsang timbulnya alergi, seperti bahan penambah parfum.  Sebagai alternatif, sabun bayi sangat baik karena sifatnya hypoalergic.

Redaksi Salon Indonesiablogspot

Tertarik Produk Anda di Publikasi

Hubungi:
Redaksi Salon Indonesia

Link Seputar Dunia Salon dari Indonesia

Salon
Make up Artist Indonesia
Produk
Kosmetik
SPA
Majalah
dll

Salon Indoneisa

Salon Indoneisa

Produk- Produk Salon

Travel Promo